Berita  

Si  Cerdas Veronika Keren Balol    Simbol Lahirnya Harapan Baru SMA Negeri 3 Kalabahi

KUPANG,Arahntt.com  Suasana haru menyelimuti acara Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan di SMA Negeri 9 Kota Kupang, Selasa (5/5/2026).

Momen tersebut terjadi ketika seorang siswi SMA Negeri 3 Kalabahi, Kabupaten Alor, Verona Keren Balol tampil membacakan puisi sekaligus kisah perjuangan sekolahnya yang selama bertahun-tahun belajar dalam keterbatasan fasilitas.

Di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wali Kota Kupang dr Christian Widodo serta para tamu undangan, Verona menyampaikan cerita tentang kondisi sekolahnya yang selama hampir dua dekade harus menggunakan ruang belajar tidak layak.

Dengan suara bergetar, siswi berusia 17 tahun itu menggambarkan bagaimana para siswa belajar di balik tembok rapuh dan sekat tripleks sambil menahan panas terik matahari.

READ:  Melki Laka Lena Beri Bukti Bukan Janji, RSP Kualin Hadiah Terindah untuk Warga TTS

“Kurang lebih 19 tahun perjalanan, tapi sekolahku bisa menyeka keringat dan air mata. Jangankan gedung yang layak, jalan ke sekolah kami juga seperti terasing,” ucap Verona.

Ia juga menceritakan suasana belajar yang kerap terganggu karena antar-ruangan kelas hanya dipisahkan sekat sederhana sehingga suara dari kelas lain mudah terdengar.

Meski demikian, kata Verona, keterbatasan tersebut tidak memadamkan semangat para siswa untuk terus bermimpi dan meraih masa depan lebih baik.

Verona kemudian menyampaikan rasa syukur karena SMA Negeri 3 Kalabahi akhirnya mendapat bantuan revitalisasi pada tahun 2025.

Menurutnya, bangunan sekolah baru bukan sekadar fasilitas pendidikan, tetapi menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi siswa di daerah kepulauan.

READ:  Monev Keterbukaan Informasi Publik; Menguji Kepatuhan Badan Publik Pemerintahan

“Hari ini mimpi kami akhirnya terwujud. Ruangan baru, meja baru, kursi baru dan tentunya semangat yang baru. Semangat untuk menggapai mimpi dan meraih cita-cita,” katanya.

Ungkapan tulus Verona membuat suasana sejenak hening. Sejumlah tamu undangan tampak terharu mendengar kisah perjuangan para siswa dari “Nusa Kenari” tersebut.

Usai pembacaan puisi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menghampiri Verona dan menanyakan cita-citanya setelah lulus sekolah. “Ingin kuliah enggak?” tanya Abdul Mu’ti.

“Mau, Pak,” jawab Verona singkat. Mendengar jawaban itu, Abdul Mu’ti langsung menyatakan kesiapannya membantu pendidikan Verona.

“Kalau mau, kontak saya ya,” kata Abdul Mu’ti.

Momen tersebut kemudian menjadi perhatian dalam acara revitalisasi pendidikan itu. Bagi Verona, kesempatan berbicara di hadapan menteri bukan hanya menyampaikan puisi, tetapi juga membawa suara siswa dari daerah terpencil yang selama ini belajar dalam keterbatasan.

READ:  10 UMKM  di NTT Dapat Pendampingan Dari  BPOM RI

Belakangan, kisah Verona juga viral di media sosial setelah akun sekolahnya mengunggah video perbandingan kondisi bangunan sekolah sebelum dan sesudah direvitalisasi.

Video tersebut diketahui dibuat atas permintaan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) pada tahun 2025.

Saat ini Verona tercatat sebagai siswi kelas XII jurusan IPA dan baru saja menyelesaikan ujian akhir sekolah.

Sebelumnya ia mengaku sempat ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi keluarga. Namun setelah adanya tawaran bantuan dari Mendikdasmen, ia berencana berkoordinasi dengan orang tuanya terkait rencana kuliah tersebut.

Verona merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ia lahir dari pasangan Enerjia Andirana Tamelan dan Melianus Jermias Balol(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *