Keluarga  Menolak Sejumlah Anggota DPRD Alor Besuk Bupati Iskandar Lakamau di Jakarta

Kalabahi Arahntt.com_Keluarga Besar Bupati Alor Iskandar Lakamau menolak dengan keras rencana sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Alor yang akan ke Jakarta untuk besuk Iskandar Lakamau, SH.,M.Si. yang sedang dalam perawatan pemulihan di Jakarta, karena sakit.

Pantauan awak media, ratusan keluarga Iskandar Lakamau Abui Aremang telah melakukan pertemuan akbar di kampung Adat Matalafang Latifui, Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Jumat 29 Agustus 2025, guna membahas hal-hal prinsip selama masa pemulihan orang tua mereka Iskandar Lakamau selama sakit.

Koordinator Forum Abui Aremang, Kristian Atakari, kepada wartawan menyampaikan, dalam bulan Agustus mereka telah melakukan pertemuan akbar sebanyak Dua kali di Kampung Adat, guna membahas hal-hal prinsip tentang orang tua mereka Iskandar Lakamau.

“Sudah Dua kali kami pertemuan, Om (Wartawan) lihat sendiri kami sangat banyak, ada ratusan orang tua dan anak muda. Kami keluarga ini sangat mencintai beliau (Iskandar Lakamau). Ini perwakilan keluarga dari Tujuh Kecamatan di Alor. Kecamatan ATU, Mataru, Alsel, Abad, Lembur, Abad Selatan, dan sebagian Teluk Mutiara. Ini semua keluarga dekat Iskandar Lakamau. Keluarga dalam satu rumah Suku Abui Gunung Besar” Ucap Kristian.

READ:  Cek Kondisi Personil Tetap Bugar, Wagub Johni Asadoma Pimpin Latihan Bela Diri Satpol PP Provinsi NTT

Lanjut Kristian menyampaikan, mereka berkumpul di kampung Adat, karena sejak Iskandar Lakamau sakit, roda pemerintahan Dua bulan ini dalam kendali Wakil Bupati, sehingga mereka berkumpul untuk tetap mengawal jalannya roda pemerintahan.

“Orang tua kami ada sakit, dan sementara dalam pemulihan di Jakarta. Sehingga, ketika orang tua kami tidak ada di Alor kami keluarga berkumpul untuk bicara hal-hal prinsip, dan menyampaikan kepada pemerintahan ini agar benar-benar pemerintahan ini dijalankan sesuai ketentuan dan etika. Tidak bole salah urus” Tutur Kristian Atakari.

Hal-hal yang dibicarakan, kata Kristian Atakari, mereka telah membuat sejumlah pernyataan sikap dari keluarga kepada Wakil Bupati Alor dan DPRD Kabupatan Alor, secara terpisah.

“Kita buat pernyataan sikap terpisah. Satu untuk Wakil Bupati Alor kurang lebih ada 5-6 poin penting, dan Satu Untuk DPRD itu juga ada 5-6 poin penting. Kami akan serahkan pernyataan sikap ini untuk dipergunakan dengan baik. Karena kalau tidak, saya menduga hal-hal buruk akan terjadi” Tegasnya.

READ:  Bank NTT Sumbangkan 425 Juta Ke Pemkot  Untuk Program Rumah Layak Huni

Kristian Atakari, lanjut menyampaikan, salah satu poin penting dalam pernyataan sikap kepada DPRD Kabupatan Alor adalah, menolak dengan keras sejumlah Anggota DPRD yang akan pergi ke Jakarta dan membesuk orang tua mereka, Iskandar Lakamau.

“Kami tegaskan, kami keluarga menolak dengan keras, atau tidak mengizinkan sejumlah anggota DPRD Alor yang akan pergi ke Jakarta untuk besuk orang tua kami Bapak Iskandar Lakamau, dengan alasan keamanan dan kenyamanan orang tua kami selama menjalani masa pemulihan, keluarga punya hak untuk melarang, jadi jangan besuk”

“Kalaupun tujuan mereka untuk melihat kondisi kesehatan Iskandar Lakamau, untuk melaporkan ke Mendagri, silakan mereka tanya saja ke Dokter yang sudah disiapkan Pemda, yang sementara menemani Iskandar Lakamau selama masa perawatan di Jakarta, karena Dokter lebih paham perkembangan kesehatannya”

READ:  Lantik Kepala Desa Antar Waktu Iskandar Lakamau"Jalankan Tugas Dengan Baik Hingga Akhir Masa Jabatan

“Sekali lagi Kami tegaskan memang, jangan coba-coba pergi besuk orang tua kami, nanti kami marah. Kami akan sampaikan hal ini juga kepada keluarga Abui Gunung Besar di Jakarta untuk menjaga orang tua kami dengan baik, yang keluarga tidak izinkan tidak bole bertemu orang tua kami” Pungkas Kristian Atakari, Ketua Forum Abui Aremang, di Kampung Adat Matalafang.

Lanjut Kristian menyampaikan, sejumlah anggota DPRD Alor yang akan ke Jakarta untuk besuk Iskandar Lakamau juga Ia merasa belum saatnya “Nanti ada saatnya baru kalau orang tua kami belum kembali Alor kalian silakan pergi lihat, amanat undang-undang begitu. Sekarang kalian pergi lihat ini menjadi pertanyaan besar untuk kami keluarga. Ada apa sebenarnya kalian ini? Apa motif dibalik semua ini? Kalian jangan buat keluarga marah” Ucap Kristian dengan nada kesal bersama semua keluarga(isai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *