Kasih dan Solidaritas  dari Nusa Tenggara Timur, Rp 1,5 Miliyar  For Sumatera

Kupang Arahntt.com– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,5 miliar bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena,

menyampaikan bahwa setiap provinsi menerima Rp500 juta, disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah NTT, sebagai bentuk gotong-royong dalam fase tanggap darurat bencana hidrometeorologi.

“Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam tanggap darurat banjir, longsor, dan dampak ikutannya. Kami doakan korban meninggal diterima di sisi Yang Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Gubernur Melki,

Gubernur menegaskan bahwa dukungan NTT bukan simbol nominal, melainkan simbol kasih dan solidaritas Indonesia Timur.

READ:  Lakukan Pengawasan, Tim Kerja Komisi X DPR RI  Kunker Ke UPTD Museum NTT

“Ini hanya untuk meringankan beban korban di tiga provinsi itu. Pemerintah pusat juga telah turun, dan kami diminta untuk ikut menopang sesuai kemampuan daerah,” tegasnya.

Melki menambahkan, NTT dianjurkan mengirim bantuan berupa uang dan kebutuhan logistik, terutama bahan makanan sesuai kebutuhan pengungsi.
Pemprov tidak mengirim personel ke lokasi bencana saat ini, karena kondisi lapangan masih sulit diakses dan belum memungkinkan.

Namun, jika situasi membaik, NTT akan mendorong pengiriman personel pendukung kebencanaan, termasuk via kolaborasi antar-daerah.
Rekening Pemprov Dibuka untuk Daerah yang Ingin Membantu

READ:  Melki -Jhoni  Minta Masyarakat Jangan  Mudah Percaya Pihak-pihak Yang Catut Namanya

Gubernur juga mengajak kabupaten/kota di NTT yang memiliki kemampuan serupa untuk menyalurkan bantuan melalui:
Rekening Penanggung Jawab Bencana Provinsi NTT atau langsung ke rekening dari tiga provinsi yang terdampak

“Kami membuka jalur koordinasi bantuan melalui rekening pemprov atau rekening provinsi terdampak. Silakan pemda kabupaten/kota yang bisa mengulurkan tangan, ini momentum gotong-royong,” kata Melki.

Waspada di NTT: Tim Respons Bencana Diaktifkan
Selain menyalurkan dukungan, Melki meminta semua pihak di NTT tetap siaga, mengingat potensi cuaca ekstrem serupa bisa terjadi di wilayah NTT jelang akhir tahun.

READ:  Sah, MELKI Laka Lena -JOHNI Asadoma  Dapat Nomor Urut 2

Pemprov NTT telah Mengaktifkan tim respons bencana di seluruh kabupaten/kota,  Memetakan titik rawan banjir dan longsor lokal, Menyiagakan langkah antisipasi cuaca ekstrem, dan memastikan sistem respons kedaruratan tetap berjalan optimal.

“Kita juga harus waspada, jangan sampai bencana yang sama menimpa kita. Tim tanggap bencana sudah aktif, kita sudah mulai antisipasi, semuanya harus siap,”

Menutup pernyataannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa dukungan NTT mungkin kecil secara angka, tetapi besar secara makna.
“Kami berharap, bantuan kecil ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Dari hati dan kasih NTT untuk negeri,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *