KUPANG,Arahntt.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma mengatakan bahwa NTT akan menjadi tuan rumah untuk 22 cabang olahraga. Sementara itu, NTB akan menyelenggarakan 26 cabor, dan DKI Jakarta sebanyak 14 cabor.
Pembagian porsi cabang olahraga (cabor) dan kesiapan venue, setelah
rapat koordinasi terbaru antara KONI Pusat, KONI NTT, dan KONI DKI Jakarta di Jakarta beberapa waktu lalu.
“Untuk wilayah NTT sendiri, kita fokus utama adalah melakukan renovasi pada fasilitas yang sudah tersedia,” kata Wagub Johni kepada wartawan usai rapat paripurna DPRD NTT, Selasa (3/3/2026).
Ia mengatakan, sebagian besar venue hanya memerlukan perbaikan skala kecil agar sesuai dengan standar teknis masing-masing cabang olahraga.
Namun, ada satu pengecualian besar, yaitu Stadion Oepoi. Stadion ini direncanakan akan mengalami renovasi besar-besaran karena dipersiapkan sebagai lokasi upacara pembukaan PON 2028.
Selain itu, kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) yang sebelumnya sempat terbengkalai juga masuk dalam rencana perbaikan.
Ia menegaskan, saat ini pemerintah daerah terus bergerak dengan menghitung anggaran secara cermat agar seluruh fasilitas mencukupi standar pertandingan.
”Kita harus siap, daerah tetap siap (menjadi tuan rumah),” tegasnya






