KupangArahntt.com-Wakil Gubernur (Wagub) NTT Johni Asadoma menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyediakan anggaran Rp 25 miliar untuk penanganan gempa bumi pada tujuh Kabupaten di Pulau Flores.
Anggaran yang bersumber dari APBD Pemprov NTT itu akan digunakan secara bertahap. Purnawirawan Polri ini menyebutkan, dukungan anggaran itu disiapkan oleh Pemprov NTT khusus untuk penanganan gempa bumi di Pulau Flores.
“Pemerintah Provinsi sendiri menyiapkan Rp 25 miliar untuk penanganan bencana Flores,” kata Johni, Jumat (21/8/2026) saat memeriksa penyaluran bantuan di Posko Tanggap Darurat di kantor BPBD NTT.
Dana tersebut belum termasuk sumbangan dari para pihak seperti Pemerintahan maupun lembaga swasta dan BUMN. Dukungan tersebut kemungkinan akan terus bertambah. Selain bantuan keuangan, sejumlah pihak juga telah menyalurkan bantuan barang maupun sumber daya untuk membantu penanganan gempa bumi.
“Sampai dengan hari ini sudah Rp 5 miliar lebih dari berbagai pihak,” kata mantan Kapolda NTT itu.
Dia mengaku, banyak orang bersolidaritas terhadap bencana alam yang melanda NTT ini. Johni menyatakan, dana yang terkumpul sedang dilakukan penyaluran. Ia meminta BPBD NTT melalui Posko Tanggap Darurat untuk tidak menahan donasi tersebut terlalu lama.
Adapun bantuan lain yang langsung dikirim, kata dia, yakni dari Pemerintah Pusat ataupun para pihak yang melalui Posko Nasional di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat dan Maumere Kabupaten Sikka.
Plh Sekda NTT Yohanes Oktavianus menambahkan, tambahan anggaran diarahkan untuk penanganan bencana di Flores. Anggaran itu hanya berasal dari Pemerintah Provinsi NTT.
“Kita pakai juga untuk seluruh kelancaran tugas nanti pakai dana itu. Air, apa semua itu nanti pakai itu,” kata dia(tim)






