Joni Tulimau Soroti Protokoler Pemkab Alor  Yang   tidak  Berfungsi

Kalabahi Arahntt.com_ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Alor Joni Tulimau, S.E.,M.Si dari Fraksi Nasdem buka suara terkait pelayanan Pemerintah dalam kondisi saat ini.

Joni Tulimau Apresiasi  kepada wakil Bupati Alor Bpk Rocky Winaryo terkait penyampaian resmi kondisi Bupati Alor Bpk Iskandar Lakamau SH.,M.Si yang sedang dalam pemulihan di Rumah Sakit Siloam Kupang.

“Saya sangat berterimakasih karena itu sangat penting dan memberikan keteduhan buat masyarakat karena informasi yang tumpang tinggi”

Lanjut Wakil ketua komisi 2 DPRD itu menyampaikan terkait perawatan Bupati tentunya harus di dampingi oleh keluarga terdekat dan dokter Ia meminta untuk dokter yang mendampinggi Bpk Bupati Alor dan di rekomendasikan dr.Anjas mendampingi Bupati ke luar daerah untuk proses pemulihan bisa cepat. Berkaitan dengan dana tentu pemerintah daerah yang mengalami sakit sehingga wajib untuk kita usahakan dengan segala cara agar mendapatkan anggaran untuk pemulihan Bupati.

READ:  Yeremias Karbeka"Jabatan Adalah tanggung Jawab Utamakan  kebutuhan Masyarakat

“Regulasinya seperti apa mari kita cari untuk mendapatkan dana proses pemulihan Bupati bisa cepat sehingga jangan jadi persoalan di kemudian hari”,ungkapnya.

READ:  Lantik Kepala Desa Antar Waktu Iskandar Lakamau"Jalankan Tugas Dengan Baik Hingga Akhir Masa Jabatan

Ia Juga menyampaikan berkaitan dengan realisasi penyerapan anggaran khususnya di belanja modal sampai dengan kondisi saat ini baru 14,%. Untuk itu Ia berharap Wakil bupati tetap ada di daerah untuk memimpin OPD agar bekerja dan meningkatkan prosesnya.

Lebih lanjut Joni Menyampaikan juga tentang kegiatan Bupati dan Wakil Bupati yang padat tetapi juga tumpang tinggi atau tidak di atur dengan tertip. Kenapa demikian karena protoko tidak berfungsi, pejabat negara wajib hukumnya diatur oleh protokol dan itu ketentuan.

READ:  Relawan Penerus Negeri Gelar Pelatihan Wirausaha dan Edukasi Stunting

“Selama ini Protokol tidak berfungsi sebenarnya kegiatan bupati harus diatur mulai dari persiapan tempatnya, penghormatan dan juga kegiatan bupati “,ungkapnya
.
Oleh karena itu Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati harus memberi diri untuk diatur oleh protokol agar kegiatannya bisa berjalan lancar dan tidak mengalami hal seperti sekarang.

“protokol harus mampu mengatur semua tugas Bupati dan wakil Bupati, jangan protokol juga sama seperti bupati yang jalan ke tempat kegiatan dan pulang “, Tegasnya(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *