Berita  

Ilmu Komunikasi  Undana  Juara satu Lomba Karya Tulis Ilmiah UPTD Museum NTT

KUPANGArahntt.com,– Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat perguruan tinggi se-Kota Kupang yang digelar UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kompetisi ini berlangsung selama dua hari, 17–18 September 2025, di Aula UPTD Museum NTT.

Adapun juara kedua diraih mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira), sementara juara ketiga ditempati mahasiswa Antropologi Universitas Muhammadiyah Kupang.

Lomba ini mengangkat tema “Transformasi Ritual Tradisional dalam Konteks Kehidupan Masyarakat Modern di Provinsi NTT.”

Tema tersebut dipilih untuk menggali, mendiskusikan, dan mendokumentasikan nilai-nilai budaya tradisional NTT yang terus mengalami transformasi di tengah derasnya arus globalisasi.

READ:  Paslon 03  Setuju dengan Gagasan Melki-Johni untuk Sinergitas Transportasi di NTT

Kepala UPTD Museum NTT, Aplinuksi M.A. Asamani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan karya dan presentasi terbaik mereka.

“Kami memberikan proficiat kepada semua peserta. Tetap semangat belajar, terus bertumbuh dan berkembang, serta jangan pernah jenuh untuk menimba ilmu.

Museum ini adalah rumah kita bersama, tempat belajar sekaligus ruang berekspresi yang menyenangkan,” kata Asamani.

Ia menambahkan, lomba karya tulis bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya.

READ:  Tahun 2027 Batas belanja pegawai Maksimal 30  Persen  Pemprov NTT Akan rumahkan 9 Ribu PPPK

“Kegiatan ini adalah upaya kita semua untuk mengalihkan, menjaga, dan mendokumentasikan budaya nasional, khususnya adat NTT yang terus bergeser di tengah kehidupan modern,” ujarnya.

Asamani menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadikan museum sebagai pusat pendidikan, budaya, sekaligus laboratorium pengetahuan yang terbuka untuk semua kalangan, terutama generasi muda.

“Setiap kali kembali, ingatlah untuk datang ke museum, ajak sahabat, saudara, dan keluarga. Karena di sinilah karakter generasi NTT bisa dibentuk sejak dini,” pungkasnya.

Perwakilan mahasiswa Undana yang meraih juara pertama, Septiani Melita, mengaku bangga dengan capaian tersebut.

READ:  Edukasi Fisika dan Alat Praktikum  -Fkip Undana  Jalani Kerja Sama Dengan Pemkab Malaka

Mahasiswi semester III ini menilai lomba karya tulis memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide dan menuangkan gagasan ilmiah yang relevan dengan kondisi sosial budaya masyarakat.

“Lomba ini sangat membantu kami sebagai mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus mempublikasikan gagasan.

Tema transformasi ritual tradisional ini juga memberi wawasan baru tentang hubungan budaya dengan kehidupan modern,” ujar Septiani.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, agar mahasiswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkarya, sekaligus menjaga eksistensi budaya lokal di tengah tantangan globalisasi(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *