Kupang- Arahntt.com Masyarakat Indonesia Terkhusus NTT harus berbangga kepada desainer terkenal Temma Prasetio. Karena telah membawah beberapa motif tenun asal NTT dipromosikan dalam ajang bergengsi Dubai Fashion Week pada 11 Maret 2023 lalu .
Untuk diketahui motif-motif tenun NTT yang ditampilkan di Dubai Fashion Week antara lain dari Kabupaten Sumba Timur, Lembata, Maumera, Amarasi Kabupaten Kupang dan Belu.
Dia mengatakan, ada 24 model desain yang ditampilkan baik itu berupa jaket, jas dan pakaian seperti kaos sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dia mengakui sudah beberapa kali menjalin kerjasama dengan Dekranasda NTT atau Levico Butik milik Bunda Julie Sutrisno Laiskodat.
“Ini merupakan kerjasama dengan Levico Butik milik Bunda Julie Laiskodat,”ujarnya.
Dijelaskan, pada tanggal 11 Maret 2023 lalu dirinya menghadiri dan ikut serta dalam ajang Fashion Show Internasional di Dubai Fashion Week. Sebenarnya prosesnya sudah dimulai pada bulan November 2022 lalu dimana polos durasi dari pihak Arab Fashion Conseptor yang menaungi kegiatan fashion show untuk Dubai Fashion Week.
“Dari Dubai Fashion Week, alhamdulillah bulan November itu kita lolos dan layak untuk tampil di Fashion Dubai Week. Dan setelah itu saya langsung menghubungi Bunda Julie untuk meminta supportnya karena saya ingin membawa tenun NTT ke ajang internasional sehingga tenun NTT dikenal lebih luas lagi dengan pendekatan desain saya berupa baju, pakaian khusus untuk pria,”jelasnya.
Disampaikn, even fashion show ini sponsor tunggalnya adalah Menoloji By Sed dan untuk tenunnya disponsori oleh Levico Butik NTT. Dan Bunda Julie sangat happy sekali karena ada kerjasama untuk membawa tenun NTT ke ajang yang lebih luas.
“Saya dari tahun 2019 sampai 2022 lalu hanya menggelar fashion show di Indonesia dan itupun kalau ada even-even besar. Kemudian untuk Dubai Fashion Week sendiri itupun berlangsung lancar namun prosesnya agak berbeda dengan di Indonesia. Karena harus berbahasa Inggris,”bebernya.
“Mereka terkejut sekali dengan motif tenun NTT sendiri. Awalnya mereka bingung dengan motif kita karena unik sekali. Kemudian dari sisi desain saya menggunakan pendekatan agak berbeda menggunakan desain lebih redituer lagi dari biasanya. Saya lebih menggunakan cita rasa desain yang lebih internasional. Karena ini koleksinya untuk outum winster jadi banyak pakaian-pakaian yang harus saya menyesuaikan dengan tes internasional. Karena saya ingin kain tenun bisa diterima saya nggak mau terlalu melakukan desain yang berlebihan sehingga mereka kesulitan membaca seperti apa,”paparnya.
“Lebih baik saya mendesain sesuai dengan DNA saya namun memasukan unsur yang bisa diterima secara internasional. Saya masukan tenun supaya ada pertemuan antara kultural dan tradisi dengan kehidupan modern. Feed back dari mereka menyatu dengan natural kata mereka antara tenun dengan desain modern menjadi satu kesatuan nggak terpisah itu yang mereka suka sekali dengan permainan warna di bumi dan itu yang mereka senang sekali. Kebetulan pula pada kegiatan show itu dan kita sangat berbeda yang lainnya lebih modern,”tambahnya.
Lebih lanjut kata dia, dari Indonesia hanya dirinya yang tampil dalam kegiatan itu dan sangat membanggakan. “Ada tempuk tangan dari penonton yang saya tidak kenal dan betul-betul mereka mengapresiasi hasil karya anak negeri,”pungkasnya.
Temma prasetio Bangga promosikan kain Tenun Ikat NTT di Dubai Fashion Week






