Kupang,Arahntt.com- – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena mengaku bahwa PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT mendapatkan tambahan modal hingga Rp 38 Miliar.
Demikian ditegaskan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Kantor Gubernur NTT, Minggu 24 Mei 2026 malam.
Dijelaskan Gubernur NTT, dalam RUPS Luar Biasa yang digelar bersama para pemegang saham, disepakati adanya penambahan modal dari sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda).
Disebutkan Melki Laka Lena, dimana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) sebesar Rp 30 miliar, Kabupaten Malaka sebesar Rp 5 miliar dan Kabupaten Alor sebesar Rp 3 miliar sehingga totalnya mencapai Rp 38 Miliar.
Tak hanya dalam bentuk uang tunai, lanjut Melki Laka Lena, RUPS LB juga membuka peluang penyertaan modal dalam bentuk aset seperti tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Bank NTT.
Menurut Gubernur NTT, para pemegang saham optimistis berbagai keputusan strategis tersebut akan membawa Bank NTT menjadi lebih kuat dan kompetitif.
“Kami semua kepala daerah berkomitmen membesarkan Bank NTT agar semakin berkontribusi bagi pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT yang kini mencapai Rp350 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran asal NTT.
“Teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT. Ada KUR Rp 50 miliar yang disiapkan. Pelaku usaha produktif yang selama ini sulit mengakses perbankan juga silakan memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.***






