Anis Atamai Minta Kerjasama Kejaksaan dan  Desa Dalam Tata kelola Keuagan

Kalabahi ArahNttt.Com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Alor, Yohanis Atamai, dari Fraksi Gerindra Komitmen  bermitra dengan kejaksaan Negri Alor untuk mengawasi Pelaksanaan pengeolaan dana desa di kecamatan Alor Tengah Utara dan kecamatan Lembur.

Sosok toko muda Yohanis Atamai yang adalah putra Asli Alor Tengah Utara  berkomitmen terus mengawal proses pengelolaan dana desa di wilayah  kecamatan Alor Tengah Utara dan kecamatan Lembur.

” saya amati di wilayah dua kecamatan itu ada beberapa desa yang dalam penemuan Irda terkait salah penggunaan dana desa. Sehingga saya bangun kerja sama dengan Kejaksaan negeri Alor untuk kawal agar tidak terjadi salah penggunaan lagi. Baik salah penggunaan kewenangan, administrasi, tidak tepat sasaran, pelaksanaan sampai dengan pertanggung jawaban nanti”, ungkapnya .

READ:  Pemda Sumba Tengah dan Bank NTT Resmi Digitalisasi Pengelolaan Dana Desa

Lanjut Atamai juga menyampaikan Proficiat kepada kejaksaan negeri Alor terkait program desa binaan untuk terus mengawal proses pengelolaan dana desa. “Hal ini sangat membantu dan menyelamatkan uang negara dan tentu sangat membantu masyarakat”.

” Banyak Pemerintah desa yang belum memahami secara baik proses pengelolaan dana desa sehingga penting untuk tidak tutup diri dan dikawal oleh  kejaksaan, agar kedepan pengeolaan keuangan desa lebih baik dan tidak berurusan dengan Kejaksaan atau Aparat Penegak hukum”, ujarnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Alor Nurrochmad Ardhianto SH, MH juga Menjelaskan tentang pentingnya mengawasi pengelolaan dana desa, membangun strategi -strategi Program peningkatan perekonomian dan perkembangan kesejatraan di desa.

READ:  Pemda Lembata  Fasilitasi  Bank NTT dan   kelompok Peternak Menjadi Satu Ekosistem

“Kita kasi solusi agar program peningkatan perekonomian bisa membawa masyarakat untuk keluar dari garis kemiskinan dalam hal ini kita dapat mengurangi Stunting” ujarnya.

Lanjut Ia juga menambahkan  setiap orang di kabupaten Alor untuk meningkatkan perekonomian. Ia berharap masyarakat tanam paling kurang 30 pohon komoditi yang cocok sesuai kebutuhan iklim di wilayah masing-masing  agar dapat mengurangi angka kemiskinan. “Saya berharap pemerintah desa memberikan dukungan pembibitan kepada masyarakat untuk tanaman jangka panjang dan menengah sehingga pertumbuhan ekonomi desa bisa mengikat”

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat kabupaten Alor dari
kejaksaan negeri Alor membuka diri untuk 17 kelurahan dan 158 desa di kabupaten Alor yang bersedia jadi kelurahan/desa binaan dalam hal ini proses pengelolaan keuangan desa dan
membangun strategi Program peningkatan perekonomian dan perkembangan kesejatraan di desa.

READ:  Bupati Alor hadir Acara Panen Raya bersama Masyarakat GKII Likutau

” Kami dari kejaksaan siap kalau ada desa yang minta secara suka rela untuk jadi desa binaan tentu kami mendampingi. Dari situ  kita akan sepakati bersama untuk program yang harus didampingi sampai dengan penyusunan laporan pertanggung jawaban”.

Tutup Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Alor Nurrochmad Ardhianto ,SH ,MH mengucapkan terima kasih dan apresiasi  kepada Yohanis Atamai sebagai toko muda dan anggota DPRD kabupaten Alor dari fraksi Grindra yang komunikasinya , koordinasi dan konsultasinya lancar  dan ingin agar masyarakat itu sejahtera yang sudah mau membangun komunikasi(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *