Berita  

Bank NTT Perluas Sosialisasi KUR, Sasar Puluhan Ribu Calon Nasabah di NTT

KUPANGArahntt.com- Bank NTT terus memperluas sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mempercepat penyaluran pembiayaan bagi pelaku usaha dan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Bank NTT mendapat mandat menyalurkan KUR senilai Rp350 miliar di wilayah NTT. Namun, karena program tersebut baru berjalan efektif sejak akhir Juni 2026, manajemen menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara lebih masif.

Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius RA Geong, mengatakan pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi dan lembaga untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai program KUR.

READ:  Doa dan Air Mata Kepala SMAN 3 Kalabahi  Lety Waang  Berbuah Hasil

Menurut dia, pendekatan melalui organisasi dinilai lebih efektif karena dapat menjangkau masyarakat dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.

Salah satu kegiatan sosialisasi akan difasilitasi DPD Partai Golkar NTT dan diperkirakan diikuti sekitar 2.500 peserta. Bank NTT berharap kegiatan serupa dapat dilakukan berulang sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui akses pembiayaan tersebut.

Aloysius memperkirakan, apabila kegiatan sosialisasi dengan jumlah peserta serupa digelar sebanyak 10 kali, sedikitnya 25 ribu masyarakat dapat memperoleh literasi mengenai produk dan layanan perbankan.

READ:  Kementrian LHK Melakukan Penanaman 1.500 Anakan Di kota Kupang

Dari jumlah tersebut, apabila sekitar 10 persen kemudian mengakses kredit, maka terdapat potensi sekitar 2.500 debitur baru.

“Yang lain menjadi apa? Yang lain jadi tabungan. Minimal mereka mengenal produk bank,” kata Aloysius.

Ia menegaskan, Bank NTT tidak membatasi kerja sama sosialisasi hanya dengan organisasi tertentu. Pemerintah, organisasi keagamaan, sosial, profesi, perguruan tinggi hingga organisasi politik dapat menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

READ:  Stunting Di NTT Kembali Naik Drastis"Melki Laka Lena panggil Kemenkes Dan BKKBN

Selain memperluas akses informasi, kolaborasi kelembagaan juga dinilai membantu penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), karena organisasi yang menjadi mitra umumnya telah mengenal masyarakat dalam lingkungan binaannya.

Ia berharap perluasan sosialisasi KUR tidak hanya meningkatkan jumlah penerima pembiayaan, tetapi juga mendorong aktivitas usaha masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *