Berita  

Doa dan Air Mata Kepala SMAN 3 Kalabahi  Lety Waang  Berbuah Hasil

KALABAHI, Arahntt.com- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kalabahi, kini memiliki ruang baru. Ini merupakan angin segar untuk meningkatkan kualitas proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Kepala SMAN 3 Kalabahi, Lety Andiyane Waang megaku merasa sangat bangga dan terharu karena penantian panjang untuk memiliki ruang belajar yang layak akhirnya terjawab.

“Atas nama pihak SMA Negeri 3 Kalabahi, saya cukup berbangga dan sangat terharu karena doa dan harapan serta pergumulan kami yang cukup panjang, akhir Tuhan Jawab. Dan kami mendapatkan ruangan yang layak untuk anak-anak belajar. Terima kasih yang tak terhingga kepada Tuhan.,” ungkapnya.

Dengan tersedianya sarana prasarana yang memadai, Lety Waang berharap animo masyarakat meningkat dan mutu pendidikan di daerah tersebut semakin maju.

Ia berpesan untuk terus melakukan revitalisasi dan membangun komunikasi yang baik dengan stakeholder lokal sebagai kekuatan terbesar sekolah.

READ:  Pengurus Askot Diminta  segera gelar kongres  oleh ketua Askot kota kupang

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo yang telah mengunjungi sekolah pada 16 April 2025 dan mewujudkan harapan pembangunan gedung megah tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang pertama kali telah menginjakan kaki di sekolah kami pada tanggal 16 April 2025,” ujarnya.

Dan memberikan kepada kami harapan dan ternyata harapan itu terbukti dan bangunan sudah berdiri megah dan sempurna.

Meskipun baru menjabat selama delapan bulan, Kepala Sekolah merasa percaya diri berkat motivasi dari Kadis P dan K, Korwas Dikmen, serta Kepala Cabang Dinas.

Kehadiran Kepala Dinas P dan K NTT telah memberikan dorongan semangat bagi SMA Negeri 3 Kalabahi untuk terus mengemban tugas mencerdaskan anak bangsa di tanah Alor.

“Secara pertama saya ragu karena baru delapan bulan mengemban tugas, tetapi dukungan terbesar saya ada di Bapak Kadis yang terus memberikan motivasi saya, Bapak Korwas Dikmen yang terus memberi motivasi saya dan Bapak kepala cabang dinas  yang terus meninjau dan terus memberi motivasi saya,” ungkapnya.

READ:  Melki Laka Lena Kembali Perjuangkan 3 Puskesmas Di  Kabupaten Flores Timur

“Sehingga saya percaya diri untuk bisa bangkit, berdiri tegak. Saya yakin dan percaya bahwa gedung sudah berdiri, maka animo masyarakat akan datang dengan sendirinya,” imbuhnya.

Ia berharap di Kabupaten Alor, khususnya di  SMA Negeri 3 Kalabahi terus maju dengan sarana-rasarana sudah mulai tersedia.

“Harapan terbesar saya adalah pendidikan di daerah ini akan maju, bagus karena sarana prasarana sudah mulai tersedia. Terima kasih untuk semua teman-teman yang melakukan revitalisasi, bangunlah komunikasi dengan stakeholder yang ada, karena kekuatan terbesar kita ada di sekitar kita. Mereka tidak jauh-jauh,” tuturnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo mengatakan, peningkatan fasilitas ini merupakan jawaban atas harapan dan perjuangan panjang seluruh civitas akademika.

READ:  Melki-Johni Prioritaskan Perempuan dan Milenial untuk Masa Depan NTT

“Sarana prasarana fisik boleh membangun, itu merupakan sebuah kebanggan. Semua kita teman-teman guru, pegawai dan juga peserta didik, kini secara fisik sekolah kita semakin baik,” kata Kadis Ambros.

Ia menegaskan, Sarana fisik yang semakin baik dipandang sebagai instrumen pendukung untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih hakiki.

“Sarana prasarana ini merupakan sebagai pendukung bagi kita untuk meraih sesuatu yang sesungguhnya. Di dalam sarana prasarana yang baik dan mendukung ini, maka kita mau pastikan proses belajar mengajar di sekolah ini boleh berlangsung secara maksimal,” ujarya.

Dengan gedung dan sarana prasarana (sarpras) yang mendukung, sekolah memastikan proses pembelajaran berlangsung maksimal demi pemenuhan hak siswa dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.

“Di mana hak-hak anak untuk mendapatkan pengetahuan, diasa bisa ditemukan di sekolah ini,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *