Adonara,Arahntt.com-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan ke Kampung Adat Lewonara. Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTT disambut oleh Tokoh Adat, Dominikus Datondike, bersama masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Wagub NTT menekankan pentingnya mengutamakan adat sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban, persaudaraan, dan perdamaian di tengah masyarakat. Penyambutan juga berlangsung dalam suasana adat, salah satunya melalui penyuguhan tuak kelapa atau kelamu.
Di hadapan Wagub NTT, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka alami. Masyarakat mengungkapkan bahwa pada 6 Maret, mereka mengalami serangan yang disebut berlangsung tanpa adanya gencatan senjata. Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang dan hewan milik warga dijarah. Masyarakat juga melaporkan adanya kerusakan terhadap 37 rumah.
Masyarakat berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan tetap mengedepankan tatanan adat dan nilai-nilai perdamaian. Mereka juga menyampaikan bahwa upaya penyelesaian melalui mekanisme adat telah dilakukan sebagai bagian dari ikatan perdamaian dan persoalan tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang.
Masyarakat menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah mengirimkan surat untuk mengajak pihak terkait berdialog. Namun, menurut mereka, surat tersebut tidak mendapat tanggapan.
Laporan lengkap telah disampaikan kepada Kesbangpol NTT utk diteruskan kepada Wagub NTT. Laporan tersebut nantinya menjadi bahan bagi pemerintah dalam melihat dan menindaklanjuti persoalan yang terjadi.
Usai mengunjungi Kampung Adat Lewonara, Wagub NTT juga menyempatkan diri bertemu dengan personel Satuan Brimob yang telah bertugas di Adonara sejak 19 Juli.
Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas tugas dan pengabdian personel Brimob selama menjalankan tugas di wilayah Adonara. Wagub NTT memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para personel agar tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.






