Berita  

Wagub Jhoni Asadoma Bakar Semangat Siswa SMA NEGERI 2 KALABAHI Merahi Mimpi Besar dan Cita-Cita

Kalabahi,Arahntt.com- Dari ring tinju, mengabdi sebagai jenderal polisi, hingga dipercaya menjadi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma membagikan kisah perjuangan dan pesan inspiratif kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Kalabahi, Kabupaten Alor, Selasa (1/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Wagub untuk menyapa sekaligus membangkitkan semangat generasi muda Alor agar disiplin, tekun belajar, memperluas wawasan, mengembangkan potensi diri, serta berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTT didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melky Bely. Turut hadir Kepala SMA Negeri 2 Kalabahi, Dra. Ester Amalia Maucang, serta Pengawas Sekolah, Nikodemus Malhuwa.

Kepala SMA Negeri 2 Kalabahi, Dra. Ester Amalia Maucang, menjelaskan bahwa sekolah tersebut saat ini memiliki 487 siswa yang terbagi dalam 15 rombongan belajar (rombel), dengan dukungan 61 tenaga pendidik.

Ia juga menyampaikan bahwa SMA Negeri 2 Kalabahi masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya ruang Laboratorium Bahasa dan Laboratorium Fisika. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat sekolah dan para siswa untuk terus belajar dan berprestasi.

Semangat itu dibuktikan melalui sejumlah capaian membanggakan, di antaranya Juara I Olimpiade Astronomi dan Matematika tingkat Kabupaten. Prestasi tersebut menegaskan bahwa siswa-siswi dari daerah mampu bersaing dan mengukir prestasi apabila memperoleh kesempatan, pembinaan, serta dukungan yang memadai.

READ:  Johni Asadoma Blusukan ke Pasar Pada, Nubatukan Lembata untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Di hadapan para siswa, Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh tempat seseorang berasal, melainkan oleh kemauan untuk belajar, bekerja keras, dan terus mengembangkan diri.

“Kalian harus disiplin dan rajin belajar agar memiliki pengetahuan. Pengetahuan adalah bekal penting untuk menentukan masa depan. Milikilah cita-cita besar. Jangan hanya bermimpi, tetapi persiapkan diri mulai dari sekarang. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menentukan masa depan kalian.”

Wagub juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya mengandalkan prestasi akademik. Para siswa perlu membangun soft skill sebagai bekal menghadapi dunia kerja, kehidupan sosial, serta berbagai tantangan di masa depan.

Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, membangun relasi, memimpin, tampil percaya diri, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah merupakan keterampilan penting yang perlu dilatih sejak bangku sekolah.

“Jangan hanya pintar secara akademik. Kalian juga harus menguasai soft skill. Kalian harus mampu berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, berani tampil, percaya diri, dan mampu membangun hubungan yang baik dengan orang lain.”

Selain soft skill, Wagub secara khusus mendorong para siswa untuk menguasai Bahasa Inggris. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda NTT untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan, membangun jejaring, serta bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

READ:  Direstui oleh Prabowo Subianto, Warga Malaka Bertekad Menangkan Melki-Johni

“Bahasa Inggris harus mulai dipelajari dengan serius. Jangan takut salah ketika berbicara. Practice, practice, practice. Semakin sering digunakan, semakin baik kemampuan kita.”

Wagub kemudian membagikan perjalanan hidupnya yang penuh proses kepada para siswa. Ia mengawali perjalanan sebagai atlet tinju, kemudian mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia hingga mencapai pangkat jenderal polisi, sebelum akhirnya dipercaya mengemban tugas di dunia politik dan pemerintahan.

Kisah tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan. Setiap pencapaian membutuhkan disiplin, keberanian, ketekunan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus bangkit menghadapi berbagai tantangan.

“Saya ingin kalian percaya bahwa anak-anak Alor bisa menjadi apa saja yang kalian cita-citakan. Mau menjadi dokter, guru, polisi, tentara, pengusaha, atlet, birokrat, atau pemimpin, semuanya bisa. Namun, mulai hari ini harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.”

Wagub juga berpesan agar para siswa takut akan Tuhan dan mengutamakan Tuhan, menghormati orang tua dan guru, menjaga pergaulan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.

READ:  Jamkrida NTT Tumbuh   Sehat di Satu Dekade

“Hormati orang tua dan guru. Bangun pertemanan yang baik. Networking itu penting karena dalam perjalanan hidup, kita tidak bisa berjalan sendiri.”

Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut mengajak para siswa untuk mencintai dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari jati diri masyarakat Alor.

“Jadilah anak-anak Alor yang menjaga alam. Ingat, Alor: Alamnya Lestari, Orangnya Ramah. Alam harus kita jaga dan keramahan harus menjadi karakter kita.”

Wagub berharap siswa-siswi SMA Negeri 2 Kalabahi tidak takut memiliki cita-cita besar. Keterbatasan yang ada saat ini, menurutnya, bukan alasan untuk menyerah, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras, kreativitas, dan semangat pantang menyerah.

“Tentukan cita-cita kalian. Rajin belajar agar memiliki pengetahuan, kuasai soft skill, belajar Bahasa Inggris, hormati orang tua dan guru, takut akan Tuhan, jaga pergaulan, dan persiapkan masa depan mulai dari sekarang.”

Kunjungan tersebut diharapkan semakin menyalakan semangat siswa-siswi SMA Negeri 2 Kalabahi untuk terus belajar, memperluas wawasan, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi. Lebih dari itu, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi muda NTT yang berkarakter, kompeten, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap daerah dan lingkungan(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *