ROTE NDAO Arahntt.com- Ada yang menarik perhatian dalam penyelenggaraan kejuaraan otomotif yang mengatasnamakan Bupati Cup di Kabupaten Rote Ndao. Meski kegiatan tersebut membawa nama pemerintah daerah, pada sejumlah piala yang diberikan kepada pemenang justru tercantum nama Sasando Racing Team.
Persoalan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai posisi Sasando Racing Team dalam kegiatan tersebut. Apakah Sasando Racing Team bertindak sebagai klub penyelenggara, pelaksana teknis, atau memiliki peran lain dalam kejuaraan yang menggunakan nama Bupati Cup?
Pertanyaan itu semakin mengemuka setelah hadiah atau uang pembinaan bagi sejumlah pemenang dalam 10 kelas perlombaan disebut belum dicairkan.
Berdasarkan informasi yang beredar, hadiah atau uang pembinaan tersebut disebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dengan pembayaran yang masih menunggu proses APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Di sisi lain, identitas pada piala justru mencantumkan nama Sasando Racing Team. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Sasando Racing Team dan penyelenggaraan Bupati Cup tersebut.
Bupati Cup, Mengapa Nama Sasando di Piala?
Dalam sebuah kegiatan yang menggunakan nama kepala daerah atau pemerintah daerah, identitas penyelenggara dan pihak yang bertanggung jawab idealnya jelas sejak awal.
Karena itu, pencantuman nama Sasando Racing Team pada piala menjadi hal yang perlu dijelaskan kepada publik, khususnya para peserta yang mengikuti perlombaan dan kemudian dinyatakan sebagai pemenang.
Apakah Sasando Racing Team merupakan penyelenggara resmi yang ditunjuk? Jika iya, berdasarkan surat atau kerja sama apa? Lalu, apa bentuk keterlibatan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam kegiatan tersebut?
Pertanyaan lain yang juga perlu dijawab adalah siapa yang menetapkan kelas perlombaan, hadiah, sumber pembiayaan, serta mekanisme pemberian penghargaan kepada para pemenang.
IMI NTT Diminta Evaluasi
Sebagai organisasi yang menaungi olahraga otomotif, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT dinilai perlu turun melakukan evaluasi dan meminta penjelasan mengenai penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan otomotif yang menggunakan nama pemerintah daerah memiliki dasar penyelenggaraan, struktur kepanitiaan, sumber pembiayaan dan mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.
Hal tersebut juga penting agar tidak terjadi kebingungan antara kegiatan pemerintah daerah dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh klub otomotif.
Persoalan belum cairnya hadiah semakin memperkuat kebutuhan untuk mendapatkan penjelasan secara terbuka. Para peserta tentu berhak mengetahui sejak awal siapa penyelenggara, siapa yang bertanggung jawab terhadap hadiah dan kapan hadiah tersebut akan diberikan.
Pemkab Rote Ndao Perlu Berikan Penjelasan
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dispora juga perlu memberikan penjelasan mengenai keterlibatan pemerintah dalam kegiatan tersebut.
Jika kegiatan tersebut memang merupakan Bupati Cup, publik perlu mengetahui dasar penggunaan nama tersebut, bentuk dukungan pemerintah, sumber anggaran hadiah, serta hubungan kerja sama dengan Sasando Racing Team sebagai pihak yang disebut sebagai penyelenggara.
Sebaliknya, jika Sasando Racing Team merupakan pihak penyelenggara kegiatan, perlu dijelaskan mengapa kegiatan tersebut menggunakan nama Bupati Cup dan sejauh mana pemerintah daerah terlibat dalam penyelenggaraannya.
Kejelasan tersebut penting agar tidak terjadi persepsi bahwa sebuah kegiatan klub otomatis merupakan kegiatan resmi pemerintah daerah, atau sebaliknya, kegiatan pemerintah daerah menggunakan identitas klub tanpa penjelasan yang memadai.
Publik Menunggu Jawaban
Persoalan ini pada akhirnya bukan semata-mata mengenai piala atau hadiah yang belum diterima para juara.
Ada pertanyaan yang lebih mendasar mengenai siapa sebenarnya penyelenggara Bupati Cup, apa peran Sasando Racing Team, siapa yang bertanggung jawab terhadap hadiah, dan bagaimana dasar kerja sama antara pihak-pihak tersebut.
Karena itu, IMI NTT, Sasando Racing Team dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah peserta maupun masyarakat.






