Kupang,Arahntt.com-. Fransisco Bessi secara resmi kembali menduduki kursi Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keputusan ini diambil melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung khidmat di Hotel Kristal Kupang, Sabtu (27/6/2026).
Pemilihan secara aklamasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat dari seluruh elemen taekwondo NTT untuk mengakhiri fragmentasi dan fokus pada prestasi. Terpilihnya Fransisco menandai babak baru stabilitas organisasi setelah melewati gelombang dinamika internal yang cukup menegangkan dalam tiga bulan terakhir.
Anugerah di Tengah Badai
Dalam sambutannya, Fransisco Bessi tidak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengakui bahwa jalan menuju Musda kali ini tidaklah mulus. Dinamika pemilihan ketua yang “sangat kencang” sempat mewarnai atmosfer keorganisasian, namun akhirnya bermuara pada kesepakatan bersama.
“Semua ini atas kemurahan Tuhan. Kita tahu tiga bulan terakhir dinamika pemilihan Ketua Taekwondo NTT sangat kencang. Namun, dalam setiap pertandingan pasti ada pemenangnya,” ujar Fransisco dengan nada tenang namun tegas.
Bagi Fransisco, kepercayaan yang diberikan kembali kepadanya adalah amanah besar. Ia memandang proses ini sebagai anugerah yang harus dijaga dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika politik olahraga.
Sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) prioritas di NTT, Taekwondo dituntut untuk terus melahirkan atlet berprestasi di kancah nasional hingga internasional. Namun, Fransisco menyadari bahwa prestasi tidak akan lahir dari organisasi yang retak.
Oleh karena itu, agenda pertama dan paling krusial pasca-Musda adalah konsolidasi.
Fransisco menyerukan agar semua pihak, yang mungkin sebelumnya berada di kubu berbeda, kini melebur menjadi satu kekuatan utuh.
“Prioritas kami adalah konsolidasi. Kalau kemarin sempat terpisah-pisah, sekarang saatnya kembali bersatu demi kemajuan Taekwondo NTT,” tegasnya.
Langkah ini dinilai strategis oleh para pengamat olahraga daerah. Dengan kepemimpinan yang stabil dan dukungan penuh dari seluruh anggota, target peningkatan medali dan pembinaan atlet muda diharapkan dapat terakselerasi secara signifikan.
Dengan selesainya proses suksesi ini, perhatian kini beralih ke lapangan latihan. Di bawah komando Fransisco Bessi untuk periode berikutnya, Pengprov Taekwondo NTT diprediksi akan lebih agresif dalam menggelar pemusatan latihan dan kompetisi internal.
Stabilitas organisasi menjadi fondasi utama bagi atlet-atlet muda NTT untuk berkembang tanpa gangguan administratif. Pesan “bersatu” yang digaungkan Fransisco kini menjadi mantra baru bagi keluarga besar Taekwondo Bumi Flobamora(tim)






