Berita  

Kupang Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional Gekira 2026 Wagub Jhoni Asadoma: 6000  Akan Hadir

Kupang Arahnt.com- Panitia tengah mematangkan persiapan Perayaan Paskah Tingkat Nasional Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) 2026 yang rencananya digelar di Kota Kupang pada April 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dihadiri Ketua Dewan Pembina Gekira, Hashim Djojohadikusumo, bersama sejumlah tokoh nasional dan daerah.

Ketua Panitia kegiatan yang juga wakil gubernur NTT, Johni Asadoma mengatakan persiapan terus dilakukan mengingat waktu pelaksanaan yang cukup terbatas sehingga berbagai langkah strategis harus segera dilakukan menuju acara puncak.

READ:  Apresiasi Bank NTT Untuk 5 Pegawai Terbaik Tahun 2022

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari dengan empat agenda utama, yakni seminar kebangsaan, penanaman pohon, kebaktian Paskah, serta penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat.

“Karena waktu kita sudah cukup sempit, maka kita harus segera mengambil langkah-langkah kegiatan menuju kepada acara puncak tersebut,” ujar Johni Asadoma di Kupang, Kamis (12/3/2026).

READ:  Ombudsman NTT Perkuat  Pelayanan Publik   Menuju Indonesia Emas 2045

Menurutnya, beberapa lokasi di Kupang sedang dipertimbangkan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Pemilihan lokasi akan disesuaikan dengan kapasitas tempat karena kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 5.000 hingga 6.000 peserta.

Johni menjelaskan, peserta yang akan hadir berasal dari berbagai unsur, antara lain pengurus pusat Gekira, pengurus daerah, anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, pengurus Gerindra NTT, anggota DPR Fraksi Gerindra, para kepala daerah, perwakilan denominasi gereja, komunitas difabel, serta masyarakat umum.

READ:  Melki -Jhoni  Minta Masyarakat Jangan  Mudah Percaya Pihak-pihak Yang Catut Namanya

Selain ibadah perayaan Paskah, kegiatan juga akan dirangkaikan dengan seminar kebangsaan bertema “Membangun Ketahanan Iman di Era Disrupsi Informasi.” Seminar tersebut rencananya menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan tokoh gereja di Kota Kupang.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *