Berita  

Siswa SMA Negeri 3 Kupang Unjuk Gigi dalam Pentas Project Kelas XII

KUPANG, Arahnt. Com- Kemeriahan menyelimuti gedung SMAN 3 Kupang pada perhelatan akbar Pentas Project Kelas XII Tahun Ajaran 2025-2026, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar ujian akhir, melainkan panggung pembuktian bagi para siswa untuk menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan karakter unggul mereka.

Kegiatan yang mengusung tema “Siswa Terampil dan Berkarakter, Masa Depan Cerah”, ini menampilkan berbagai karya inovatif mulai dari seni pertunjukan, pameran wirausaha, hingga presentasi teknologi tepat guna.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 3 Kupang, yang juga ketua panitia kegiatan itu, Lazarus De Jesus, S.Pd mengatakan, fokus utama dari kegiatan ini adalah membentuk profil pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan integritas moral untuk menghadapi tantangan zaman.

READ:  Pemkot Kupang Sukses Bangun 120 Unit Rumah Layak Huni  Tahun 2022 -2023 untuk Warga Tidak Mampu

Ia menegaskan, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pihak institusi dengan keluarga besar siswa.

Ia juga menyampaikan pesan hangat dan apresiasi kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini.

​Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak pengelola dan para orang tua dalam mendukung perkembangan anak-anak ke depannya.

Kepala Bidang Dikmen (Kabid) Dinas P dan K Provinsi NTT, Dra.Yosefina Mai, M.Pd memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap capaian dan potensi yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 3 Kupang.

Ia menekankan pentingnya proses pendidikan yang tidak hanya terpaku pada nilai akademik, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter melalui delapan dimensi profil kelulusan.

READ:  Tingkatkan PAD Dishub Alor  Minta masyarakat  Taat Aturan Parkir

Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL), terdapat tiga aspek utama yang harus diperkuat dalam proses pembelajaran di sekolah:

-Aspek Keterampilan (Soft Skills):

Menekankan pada kemampuan
komunikasi dan kepercayaan diri siswa saat tampil di depan publik.

-Aspek Pengetahuan (Akademik):

Bagaimana guru merancang pembelajaran agar siswa mampu menguasai ilmu pengetahuan sesuai standar nasional.

– Aspek Sikap (Karakter): Menjadi poin paling krusial.

“Sehebat apa pun anak kita, tuntutan sekarang adalah karakter. Ini adalah nilai yang tidak bisa dibalikan,” tegasnya. 

Ia juga terpukau dengan demonstrasi olahraga dan kreativitas siswa. Ia menyoroti bagaimana siswa SMA Negeri 3 Kupang sudah mulai masuk ke dunia kreatif sebagai content creator dan menunjukkan jiwa kewirausahaan melalui kegiatan bazar sekolah (POSS).

READ:  Asadoma Disambut Meriah di Pantar, Teriakan 02 Bungkus

​”Anak-anak kita sudah mulai mandiri. Saya lihat tadi ada bazar, ada produk-produk mereka sendiri. Bahkan sudah ada yang menjadi content creator dan bisa menghasilkan pendapatan sendiri. Ini adalah aplikasi nyata dari belajar yang mendalam,” ujarnya.

​Ia mengingatkan bahwa seluruh proses ini dibingkai dalam profil Pelajar Pancasila. Ia berpesan agar SMA Negeri 3 Kupang terus mempertahankan tujuh kebiasaan positif, termasuk kebiasaan hidup sehat dan komunikasi yang baik, guna mencetak generasi “Anak Indonesia Hebat”.

​”SMA harus maju bersama dan hebat semua. Apa yang dicapai hari ini adalah hasil pembentukan luar biasa dari bapak dan ibu guru di sini,” pungkasnya yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *