Berita  

Laka Lena  Lantik Alfonsius Watu Raka Jadi Setwan DPRD NTT,  Birokrasi Harus Berdampak Langsung bagi Rakyat

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, resmi melantik Alfonsius Watu Raka, SE, MM sebagai Sekretaris DPRD Provinsi NTT bersama 14 pejabat eselon II lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Pelantikan tersebut digelar pada Senin petang, 19 Mei 2025, di Aula El Tari, Kupang.

Alfonsius sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan Setwan Provinsi NTT. Kini ia dipercaya mengemban amanah baru sebagai Sekretaris DPRD Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari konsolidasi birokrasi untuk mempercepat pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah.

READ:  SMKN 1 Kupang Siap Mulai KBM 27 Juli" Jurusan TKJ dan Akuntansi Jadi Rebutan

“Kita ingin birokrasi yang berakhlak, akuntabel, kompeten, adaptif, dan kolaboratif. Jabatan bukan sekadar posisi, tetapi ladang pengabdian dan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata,” tegas Gubernur Melki.

Ia juga menyinggung berbagai persoalan strategis yang masih menjadi tantangan di NTT, seperti kemiskinan ekstrem, angka stunting yang tinggi, keterbatasan infrastruktur dasar, serta ketimpangan dalam pelayanan kesehatan dan pendidikan.

READ:  Resmi di Buka Turnamen Drag Bike Gubernur NTT, Bupati Sumba Timur dan Dr. Umbu Rudi Kabunang Cup 2025 Resmi Dibuka

Gubernur mengingatkan seluruh pejabat untuk bekerja melampaui batas tugas formal. Ia mengutip semangat Mahkamah Konstitusi sebagai inspirasi birokrasi, yakni “melampaui permintaan”.

“Buang jauh-jauh mental kerja seremonial atau sekadar formalitas. Bekerjalah lebih dari yang diminta,” tegasnya

Melki menambahkan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh pejabat yang telah dilantik, untuk memastikan bahwa jabatan strategis benar-benar diisi oleh aparatur yang berkompeten dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak segan-segan melakukan evaluasi sesuai ketentuan hukum. Kami ingin birokrasi yang berdampak langsung kepada rakyat,” ujarnya.

READ:  Melki Laka Lena  Salah Satu Kandidat Yang Di Rekomendasi  PAN maju calon Gubernur

Gubernur juga mendorong para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membangun budaya kerja yang terbuka, kolaboratif, dan kreatif, termasuk mencari sumber pembiayaan pembangunan di luar APBD dan APBN melalui kemitraan dengan sektor swasta, program CSR, hingga dukungan dari pemerintah pusat.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengajak semua pejabat untuk menjadi pemimpin yang memberi teladan melalui tindakan, bukan sekadar memberi instruksi. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *