Berita  

Dihadapan Ribuan Warga Lamakera Menteri Desa Sambut Positif Ajakan Wakil Gubernur NTT Berkunjung ke Desa Tereweng

Larangtuka,Arahntt.com-Wakil Gubernur melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Flores Timur pada Jumat, 3 Juli 2026 dalam rangka mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal RI, H. Yandri Susanto, S.Pt, M.Si. Salah satu agenda kunjungan adalah Menghadiri Acara Reuni VII Keluarga Lamakera se-Indonesia dan Munas II Yayasan Amal Lamakera Indonesia di Lapangan Sepak Bola Ali Taher Parason Desa Watobuku, Lamakera, Pulau Solor

Dalam sambutan Wakil Gubernur NTT pada Reuni VII Keluarga Besar Lamakera Se-Indonesia dan Musyawarah Nasional II Yayasan Amal Lamakera Indonesia (YAMALI), Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum strategis untuk menghimpun kekuatan diaspora dalam mendukung percepatan pembangunan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di wilayah kepulauan. Menurutnya, jaringan diaspora Lamakera yang telah berkiprah di berbagai bidang merupakan modal sosial yang sangat besar untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, mengembangkan ekonomi maritim, memberdayakan UMKM, serta mendorong investasi dan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat di kampung halaman. Ia juga menekankan bahwa pembangunan desa di wilayah kepulauan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan diaspora.

READ:  Buntut Cover Majala Tempo DPW  Nasdem NTT Tuntut Permintaan Maaf

Menjelang akhir sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan sebuah ajakan yang mendapat sambutan meriah dari sekitar 3.000 peserta yang memadati lokasi kegiatan. Di hadapan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto. Wakil Gubernur secara resmi mengundang Menteri untuk mengunjungi Pulau Tereweng, salah satu pulau terluar di Kabupaten Flores Timur. Ia menjelaskan bahwa Pulau Tereweng hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan, seperti belum optimalnya pelayanan listrik, terbatasnya akses air bersih, jaringan telekomunikasi yang belum dapat dijangkau masyarakat, serta kondisi infrastruktur jalan yang membutuhkan perhatian serius. Ajakan tersebut lahir dari pengalaman Wakil Gubernur yang sebelumnya telah mengunjungi Pulau Tereweng dan menyaksikan langsung kondisi masyarakat di wilayah tersebut.

READ:  Melki Laka Lena Berharap Empat Tokoh Ini Duduk Bersama Tentukan Masa Depan NTT

Ajakan itu langsung disambut positif oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI yang menyatakan kesediaannya untuk mengunjungi Pulau Tereweng. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan ribuan masyarakat Lamakera dan disambut tepuk tangan meriah. Kunjungan itu diharapkan menjadi langkah awal agar pemerintah pusat dapat melihat langsung kondisi masyarakat dan kebutuhan infrastruktur dasar di Pulau Tereweng, sehingga berbagai program pembangunan dapat diarahkan secara tepat bagi salah satu pulau terluar di Nusa Tenggara Timur. Momentum ini menjadi bukti nyata kepedulian dan komitmen Wakil Gubernur NTT dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar salah satunya pulau Tereweng di Kabupaten Alor.

READ:  Tarian Lego-Lego dan Gawi Masal Menutupi Hardiknas  di Kabupaten Alor

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal *Dr. H. Tabrani, M.Pd., Anggota DPR RI *Ahmad Yohan, M.Si., Bupati Flores Timur Ir. Antonius Doni Dihen,  camat Solor Timur dan Para kepala desa se-Kecamatan Solor Timur, serta sekitar 3.000 peserta yang mengikuti  kegiatan(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *