Belu.Arahntt.com -Bank NTT Hadirkan Dashboard Keuangan Daerah: Pendapatan dan Pengeluaran Kini Dipantau Bupati secara Real Time Weren
Bupati belu bersama Bank NTT meluncurkan Dashboard Monitoring Keuangan Daerah yang memungkinkan pendapatan, belanja, dan PAD dipantau secara real time
Keberadaan dashboard tersebut juga diharapkan mempercepat proses monitoring dan evaluasi anggaran, meningkatkan efektivitas pengelolaan kas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Retribusi E-Sampah, Pembayaran Kini Serba Digital Selain dashboard keuangan, Pemkab Belu bersama Bank NTT juga meluncurkan sistem Retribusi E-Sampah, sebuah inovasi digital untuk pembayaran retribusi kebersihan menggunakan Android Electronic Data Capture (EDC).
Melalui sistem ini, pembayaran retribusi menjadi lebih praktis karena dapat dilakukan secara tunai, menggunakan QRIS, maupun kartu debit. Seluruh transaksi akan tercatat secara otomatis sehingga lebih mudah diawasi.
Beberapa fitur utama Retribusi E-Sampah meliputi: Scan QR Barcode Merchant. Pengaturan tarif berdasarkan jenis dan lokasi merchant.
Pembayaran melalui tunai, QRIS, dan kartu debit. Tagihan harian maupun bulanan. Rekapitulasi transaksi secara real time. Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengelolaan retribusi sampah, menekan potensi kebocoran pendapatan daerah, memperkuat transparansi, sekaligus mempermudah pemerintah memantau penerimaan retribusi sebagai salah satu sumber PAD.
, Bank NTT Perluas ke Delapan OPD Dukung Belu Menuju Pemerintahan Digital Peluncuran Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dan Retribusi E-Sampah berlangsung bersamaan dengan rangkaian kegiatan Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, jajaran TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Belu, serta perwakilan pejabat dari Timor-Leste dan Australia. Dengan hadirnya dua inovasi digital tersebut,
Pemkab Belu optimistis tata kelola keuangan daerah akan semakin transparan, cepat, akurat, dan responsif. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan digital yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah(Tim)






