Kupang,Arahntt.com– PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT, memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Saat ini, Bank NTT memiliki peran penting dalam kemajuan pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT khususnya sektor Usaha Mikir, Kecil dan Menengah (UMKM).
Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Charlie Paulus yang ditemui usai RUPS Luar Biasa Bank NTT, Selasa 26 Mei 2026 menegaskan bahwa kontribusi Bank NTT terhadap pemerintah daerah tidak hanya tercermin melalui setoran dividen.
Menurut Charlie, Bank NTT mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi NTT, khususnya melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Masih menurut Dirut Bank NTT, salah satu langkah konkret yang kini mulai dijalankan kembali adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dijelaskan Dirut Bank NTT, program tersebut sebelumnya sempat dihentikan sejak 2019 dan kini kembali dibuka untuk memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha kecil di Nusa Tenggara Timur.
“Program KUR ini tentu memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM karena membantu mereka mendapatkan akses pembiayaan usaha,” ungkap Dirut Bank NTT, Charlie Paulus.
Terkait dengan RUPS, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus mengatakan RUPS tahun ini membahas sejumlah agenda strategis, baik dalam RUPS Tahunan maupun RUPS Luar Biasa.
Untuk agenda tahunan, pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja perusahaan selama tahun buku 2025. Selain itu, Direksi juga akan memaparkan rencana bisnis perusahaan untuk tahun 2026, termasuk strategi penguatan intermediasi dan ekspansi layanan keuangan daerah.
Sementara dalam RUPS Luar Biasa, membahas perubahan bentuk badan hukum Bank NTT menjadi Perseroda. Selian itu, turut menjadi perhatian adalah pergantian Direktur Kepatuhan, dengan calon yang diusulkan berasal dari Bank Jatim, serta beberapa agenda korporasi lainnya(tim)






